SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Oktober 2014
BS logo

Mendagri Perintahkan Gubernur Atasi Kerusuhan Palopo
Senin, 1 April 2013 | 11:33

Polisi mencoba menenangkan massa pada kerusuhan di Kota Palopo [antara] Polisi mencoba menenangkan massa pada kerusuhan di Kota Palopo [antara]

[JAKARTA] Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi memerintahkan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo agar mengambil langkah-langkah yang tepat dan segera dalam menyelesaikan aksi anarkisme yang terjadi di Palopo, Sulsel. Pihaknya menunggu laporan gubenur untuk mengambil langkah lebih lanjut.

"Saya sedang komunikasi dengan Gubernur Sulsel sekarang. Masih ditunggu penjelasan aparat keamanan untuk informasi lebih lengkap," kata Gamawan di Jakarta, Senin (1/4).

Ia mengaku masih mendalami dan menganalisis penyebab kerusuhan yang terjadi. Pihaknya tidak menutupi kemungkinan kerusuhan dipicu ketidakpuasan sekelompok masyarakat atas hasil perhitungan Pilkada yang diumumkan KPUD Palopo, Minggu (31/3).   KPUD menetapkan pasangan Judas Amir-Akhmad Syarifuddin sebagai pemenang dengan meraih 37.469 suara.  Sementara di urutan kedua pasangan Haidir Basir-Thamrin Djufri dengan 36.731 suara.

Gamawan menyayangkan aksi anarkisme yang terjadi. Menurutnya, kerusuhan itu membuktikan demokrasi yang tengah dibangun di tanah air saat ini tidak pernah berjalan dengan mulus. Dia berharap dalam membangun demokrasi dibutuhkan adanya kepedulian, tertib sosial dan penegakan tertib hukum oleh semua kalangan.

"Soal kalah menang adalah hal yang lazim dalam pemilihan. Kita harus memekarkan demokrasi tanpa kekerasan, karena kekerasan hanya akan merugikan kita semua. Bila tidak puas dengan hasil yang ada, ada lembaga Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan mengujinya. Jadi bukan dengan perbuatan anarkis," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, keamanan di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Minggu (31/3) tak terkendali. Sejumlah kantor pemerintah, kantor partai politik, dan kantor media massa dibakar dan dirusak sekelompok warga bersenjata.

Kantor-kantor yang dibakar antara lain Kantor Camat Wara Timur, Kantor Walikota Palopo, Sekretariat Partai Golkar, serta kantor Harian Palopo Pos. Selain membakar kantor, massa juga ikut membakar sejumlah kendaraan dinas di kantor Wali Kota.

Tidak hanya pembakaran dan perusakan, perkelahian dan perang antarwarga juga terjadi di beberapa titik. [R-14]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!