SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Oktober 2014
BS logo

Pemkab Belu, NTT Cabut 32 IUP Mangan
Jumat, 26 April 2013 | 9:16

Alat berat milik salah satu perusahaan  mengeruk  batu mangan di Kabupaten Belu, NTT. [Yos Kelen] Alat berat milik salah satu perusahaan mengeruk batu mangan di Kabupaten Belu, NTT. [Yos Kelen]

[KUPANG] Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Belu,  Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),  secara tegas mencabut 32  Izin Usaha Pertambangan (IUP), karena tidak melakukan aktivitas di lokasi pertambangan.

Pihak  Dinas Pertambangan Dan Energi Kabupaten Belu kembali  juga akan mencabut lagi beberapa IUP eksplorasi pertambangan mangan, sebab perusahaan yang telah mendapat IUP ekplorasi mangan tersebut tidak melakukan kewajibannya wilayah itu.

Kepala Dinas Pertambangan Dan Energi (Distamben) Kabupaten Belu, Anton Suri ketika dihubungi SP dari Kupang, Jumat (26/4) mengatakan, saat ini ada 90 IUP mangan yang telah diterbitkan, tetapi sebagian telah dicabut karena tidak melaksanakan kewajiban semestinya.  

“Dalam waktu dekat ini kita akan cabut lagi beberapa IUP eksplorasi mangan, karena mereka tidak melakukan kewajibannya dan tidak membayar iuran kepada negara,” ungkapnya.

Anton Suri menjelaskan, IUP eksplorasi mangan di wilayah Belu sebatas melakukan penelitian rinci dan studi kelayakan, apakah potensi mangan yang terkandung di wilayah itu bisa diproduksi atau tidak.

“Walaupun  hanya sebatas penelitian rinci dan studi yang dilakukan, pihak perusahaan itu harus tetap melunasi uang iurannya,” ujarnya.  

Anton Suri  menambahkan, saat ini di wilayah Belu terdapat empat perusahaan yang telah melakukan kegiatan pertambangan dengan baik dan melaksanakan kewajiban iurannya.

Empat perusahaan itu antara lain, PT. Cahaya Bintang Timur Mineral, PT Awal Karya, PT Nusa Lontar Resoursis dan PT. Timur Nusa Cendana.  

“Empat perusahaan itu sedang kita upayakan untuk dijadikan perusahaan percontohan di Kabupaten Belu,” tambah Anton Suri.  [Yos/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!