SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 1 Oktober 2014

Polres Rote Ndao Tangkap 10 Imigran Gelap Asal India
Sabtu, 11 Mei 2013 | 10:13

Imigran Asal India di Tangkap di Rote Ndao. [Yos Kelen] Imigran Asal India di Tangkap di Rote Ndao. [Yos Kelen]

[KUPANG] Kepolisian Resort (Polres) Rote Ndao kembali menangkap 10 imigran asal India di Pantai Namoinak, Desa Sotimori, Kecammatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sebanyak 10 orang kewargaan negara India itu hendak menyeberang ke Australia untuk mencari suaka,” kata Kapolres Rote Nadao, AKBP Hidayat, kepada wartawan,melalui telepon genggamnya, Sabtu (11/5).      

Kapolres Rote Ndao,AKBP Hidayat, mengatakan, 10 imigran tanpa dokumen itu  sebelumnya diketahui oleh warga petani rumput laut di Desa Sotimori. Mereka  melihat warga asing di sekitar perairan Namoinak, kemudian melaporkan ke kepala Desa Sotimori dan dilanjutkan ke Polsek Rote Timur, Jumat (10/5) pagi.

Dari laporan warga tersebut, Kapolres Rote Ndao menurunkan anggota dengan menggunakan mobil Dalmas melakukan penangkapan  para imigran di hutan di sekitar perairan Namoinak. Setelah disisir, polisi akhirnya mengamankan 10 orang pria.      

Dari pengakuan warga asing itu, mereka sudah dua hari bersembunyi di hutan sekitar perairan Namoinak sejak Rabu, (8/5) sekitar pukul 08.00 Wita.

Para Imigran berangkat dari Kupang mengunakan Kapal kayu milik salah satu warga di Kota Kupang, namun saat melintas di perairan Rote, Nahkoda mengatakan kepada para Imigran untuk singgah  sebentar di pelabuhan karena kapal rusak.

Saat tiba di pelabuhan, para imigran itu disuruh untuk menunggu, karena nahkoda pergi untuk menganti kapal, namun hingga Jumat (10/5), tidak datang jemput, akhirnya polisi  menangkap para imigran itu.

Semua imigran itu berkebangsaan india,  yang ditangkap antara lain ; Mansih 1 (32), Mansih 2 (36), Bawas (23), Baves 1 (26), baves 2 (23), Arivin (28), Jodgis (24) Rahul (22), Harsaid (27) dan Kunles (36).    [Yos/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!