SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Oktober 2014
BS logo

Rokatenda Meletus, Sebagian Pulau Flores Ditutup Abu
Senin, 4 Februari 2013 | 7:59

Gunung Rokatenda di Flores, NTT, meletus. [Google] Gunung Rokatenda di Flores, NTT, meletus. [Google]

[KUPANG] Gunung api Rokatenda di Pulau Palue, yang berada di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sejak Sabtu (2/1) menyemburkan abu dan lava pijar.  

Semburan abu sampai di empat kabupaten  yakni Ende, Nagekeo, Sikka, dan Flores Timur.  

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Tini Tadeus kepada SP di Kupang, Senin, (4/2) mengatakan, “gunung itu meletus sejak Sabtu (2/2) hingga pagi ini Senin (4/2).  

Ada tiga kabupaten yang merasakan dampak yang cukup besar,  antara lain kabupaten Sikka, Ende dan Nagekeo.  

Letusan gunung Rokatenda kali ini, katanya, lebih besar dari letusan pada Oktober 2012 lalu, dan disertai gempa yang besar, membuat warga panik dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.  

Letusan gunung Rokatenda juga disertai kobaran api dan lahar panas dan erupsi menuju ke laut.  “Tidak ada korban jiwa dalam letusan gunung itu,” kata Tini Tadeus.  

Gunung Rokatenda atau juga disebut Gunung Paluweh itu, adalah sebuah gunung berapi yang terletak di Pulau Palue, sebelah utara Pulau Flores. Gunung yang bertipe strato ini merupakan lokasi tertinggi di Pulau Palue, dengan ketinggian 875 meter dari permukaan laut.  

Letusan terhebat terjadi pada 4 Agustus- 25 September 1928, yang sebagian besar terjadi karena tsunami menyusul gempa. Letusan terakhir terjadi pada 23 Maret 1985 dengan embusan abu mencapai  dua kilometer dan lontaran material lebih kurang 300 meter di atas puncak. [Yos/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!