SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 20 Oktober 2014
BS logo

Sepanjang 257,96 KM Jalan Provinsi Banten Rusak Parah
Rabu, 6 Februari 2013 | 6:25

Ilustrasi jalan rusak [antara] Ilustrasi jalan rusak [antara]

[SERANG] Sepanjang 257,96 kilometer (km) atau 30 persen dari total panjang 852,89 km jalan provinsi, yang perbaikanya merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam kondisi rusak parah.

Namun Pemprov Banten pada tahun 2013 ini hanya mampu memperbaiki sepanjang 42,64 km atau sebesar 5 persen saja.

Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, kerusakan jalan pada 2013 ini semakin meluas akibat musim hujan saat ini.

“Kemampuan APBD Banten hanya bisa memperbaiki 5 persen saja dari seluruh jalan rusak yang ada,” ujar Arlan di Serang, Selasa (5/2).

Arlan juga menjelaskan, di wilayah Provinsi Banten juga terdapat kerusakan jalan akibat banjir dan longsor yang jumlahnya sebanyak 37 titik yang menyebar di Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Kabupaten Tangerang.

“Khusus untuk memperbaiki jalan akibat longsor pascabencana dibutuhkan dana sebesar Rp30 miliar. Kebutuhan dana ini akan diajukan ke pemerintah pusat,” jelasnya.

Berdasarkan data DBMTR Provinsi Banten, sejumlah titik jalan yang rusak akibat banjir dan longsor tersebut antara lain di ruas jalan Cipanas-Citorek, Bayah-Cikotok, Cikotok-Perbatasan Jawa Barat, Menger-Caringin, Saketi-Simpang Malingping, Picung-Munjul, Citorek-Warung Banten, Citeureup-Tanjung Lesung-Sumur, dan Parigi Sukamanah, serta Tangerang-Serpong.

Menurut Arlan, untuk perbaikan jalan rusak akibat banjir dan longsor tidak mendapatkan alokasi anggaran pada APBD Banten  tahun 2013. Sehingga diharapkan, pemerintah pusat bisa menanganinya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, DBMTR Provinsi Banten, Muchtar Sutanto mengatakan, anggaran yang dikelola DBMTR Banten sebesar Rp1,018 triliun pada tahun 2013.

Dana tersebut digunakan untuk membiayai delapan kegiatan sebesar Rp922 miliar dan sebesar Rp109 miliar untuk kegiatan pendukung seperti pengadaan alat berat.

"Kalau untuk kegiatan pendukung teranggarkan Rp30 miliar. Ini untuk pembangunan gedung DBMTR dan dua kantor lapangan di Munjul, Kabupaten Pandeglang dan di Tanara, Kabupaten Serang," katanya.

Selain itu, pada tahun 2013 ini Pemprov Banten akan melakukan pembangunan dan perbaikan jalan sepanjang 22 kilometer di daerah selatan Banten (Pandeglang dan Lebak), dan 44 kilometer untuk wilayah Banten Utara (Tangerang, Serang , Cilegon).  

"Untuk alokasi anggaran betonisasi di daerah Banten Utara sebesar Rp150 miliar, dan Banten Selatan Rp198,23 miliar," katanya. [149]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!