SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 2 Oktober 2014
BS logo

Inspektur Pengawasan Umum ketika itu, Nanan Sukarna

Edan...!! Itwasum Mabes Polri Juga Terima Rp 1,5 Miliar Duit Korupsi Simulator
Selasa, 23 April 2013 | 20:51

Ilustrasi logo Polri Ilustrasi logo Polri

[JAKARTA] Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) diduga menerima uang Rp 1,5 miliar karena membantu memenangkan PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) sebagai pelaksana pengadaan alat uji simulator kendaraan roda empat tahun 2011 dengan anggaran sebesar Rp 127,5 miliar.

Dalam surat dakwaan milik terdakwa Djoko Susilo disebutkan bahwa untuk penganggaran pengadaan alat uji simulator kendaraan bermotor roda empat, membutuhkan persetujuan Kapolri Jenderal Timur Pradopo, karena anggarannya lebih dari Rp 100 miliar.

Kemudian, sebelum memberi persetujuan, Kapolri memerintahkan Itwasum untuk membentuk tim dalam rangka melakukan preaudit terhadap pelaksanaan alat simulator untuk kendaraan bermotor roda empat.

"Selanjutnya Kapolri memerintahkan Itwasum Mabes Polri yang beranggotakan Wahyu Indra P, Gusti Ketut Gunawa, Grawas Sugiharto, Elison Tarigan, dan Bambang Rian Setyadi melakukan preaudit terhadap proyek pengadaan simulator roda empat," kata Pulung Rinandoro saat membacakan berkas dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (23/4).

Kemudian, tim Itwasum melakukan proses preaudit proyek pengadaan simulator roda empat, pada 7 sampai 9 Maret 2011. Surat perintah preaudit ditandatangani oleh Wakil Itwasum Mabes Polri, Rismawan.

Hasilnya, pada tanggal 9 Maret 2011, Direktur PT CMMA, Budi Susanto, meminta Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukotjo Sastronegoro Bambang, melakukan demo teknis di hadapan seorang anggota Itwasum, Gusti Ketut Gunawa, seorang anggota panitia lelang Wandy Rustiwan, dan petugas BPK, di pabrik PT CMMA Jalan Narogong Raya kilometer 11,5, Bantar Gebang, Bekasi.

Kemudian, pada 14 Maret 2011, Budi meminta uang kepada Sukotjo Rp 1,5 miliar, buat diberikan ke tim Itwasum Polri. Sukotjo pun menyerahkan duit itu kepada tim Itwasum Mabes Polri. Setelah fulus itu diterima, Itwasum memenangkan PT CMMA dalam proyek pengadaan simulator roda empat.

"Budi Susanto memberikan uang Rp 1,5 miliar untuk tim Itwasum agar memenangkan PT CMMA. Selanjutnya, tim Itwasum merekomendasikan CMMA sebagai pemenang lelang. Atas dasar itu, Kapolri tetapkan CMMA sebagai pemenang lelang," ujar Pulung.

Untuk diketahui, jabatan Inspektur Pengawasan Umum ketika itu diduduki oleh Komjen Pol Nanan Sukarna. Jabatan Nanan sebagai Irwasum berakhir pada 14 Maret 2011. [N-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!