SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 31 Oktober 2014
BS logo

Wamenkumham:

Kasus LP Cebongan Adalah Pembunuhan Berencana
Rabu, 3 April 2013 | 5:26

Denny Indrayana [google] Denny Indrayana [google]

[JAKARTA] Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Denny Indrayana mengatakan, ada perkembangan positif terkait pendalaman tragedi penembakan empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman.

Hanya saja, mantan Staf Ahli Presiden bidang hukum ini, enggan membeberkan perihal perkembangan positif tersebut. Sebab, menurutnya, ada beberapa hal yang tidak bisa dipublikasikan karena takut menghambat penyelidikan di lapangan.

Namun, Denny menegaskan bahwa pelaku penembakan di Lapas Cebongan harus dikenakan pasal pembunuhan berencana.

"Jika terbukti siapapun dia, ya hukumnya sama. Ini adalah pembunuhan berencana. Tidak peduli siapapun dia, hukum berlaku sama pada siapa pun," kata Denny di kantor Kementerian Hukum dan Ham (Kemkumham), Jakarta, Selasa (2/4).

Seperti diketahui, pada Sabtu (23/3) sekitar jam 01.30 WIB, terjadi penyerangan ke Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta oleh sekelompok orang bersenjata dan bertopeng.

Atas penyerangan tersebut, empat tahanan dikabarkan tewas dengan luka tembak.

Keempat tahanan yang tewas ditembak adalah empat pelaku penganiaya yang menewaskan Sersan Satu Santoso yang merupakan anggota TNI AD Kesatuan Kopassus Kandang Menjangan, Kartosuro,Solo.

Kemudian, baik Kepolisian dan TNI membentuk tim investigasi terkait tragedi di Lapas Cebongan tersebut. [N-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!