SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 1 Oktober 2014
BS logo

Ketua Harian Partai Demokrat Bantah Nasir Terkait Korupsi Nazaruddin
Minggu, 21 April 2013 | 19:53

Anggota Komisi III DPR RI dari Partai Demokrat, M Nasir. [Dok.SP] Anggota Komisi III DPR RI dari Partai Demokrat, M Nasir. [Dok.SP]

[JAKARTA] Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan menilai bahwa saudara kandung terpidana korupsi Nazaruddin, M.Nasir, tidak terkait dengan kasus korupsi Nazaruddin sehingga tetap diusung sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) untuk DPR RI.

"Kalau ada (bacaleg) yang bekerja dengan bagus dan bersih, serta mengutamakan kepentingan rakyat, namun saudaranya terlibat (korupsi), maka tentu itu tidak ada kaitannya," kata Syarief usai menyerahkan berkas bacaleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat di Jakarta, Minggu (21/4).

Partai Demokrat mengusung dua saudara terpidana korupsi M. Nazaruddin, Nasir dan Ayub Khan, sebagai bacaleg untuk DPR dan DPRD di Jawa Timur.

Meskipun keduanya merupakan kerabat terpidana kasus korupsi, Partai Demokrat beranggapan hal itu tidak menjegal hak politik mereka sebagai warga negara Indonesia. Partai Demokrat masih berkeyakinan keduanya tidak terlibat korupsi seperti halnya mantan bendahara umum partai tersebut.

Nasir sendiri pernah beberapa kali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam dugaan kasus korupsi di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

Bersama Nazaruddin, Nasir mendirikan perusahaan PT Anak Negeri, yang diduga menjadi perantara suap antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PT Duta Graha Indah, rekanan perusahaan Nazaruddin.

Nasir juga diduga terlibat korupsi proyek vaksin flu burung dan pemerasan terhadap direksi PT Jamsostek.

Sementara itu, Ayub Khan, saudara sepupu Nazaruddin dan Nasir, saat ini menduduki kursi dewan yang terhormat di DPRD Kabupaten Jember.

Partai Demokrat menyerahkan 560 berkas bacaleg DPR RI ke KPU, Minggu, yang ditempatkan pada 26 kotak penyimpan (container box) berwarna biru.

Penyerahan berkas tersebut diantar oleh Syarief Hasan dengan ditemani sejumlah petinggi partai, antara lain Ketua Dewan Pembina EE Mangindaan, Sekretaris Majelis Tinggi Jero Wacik dan Wakil Ketua Umum Nurjahati Assegaf. Rombongan tiba di Gedung KPU pukul 14.45 WIB.

Sebanyak 133 dari 148 anggota DPR dari Fraksi Demokrat kembali diusung sebagai bacaleg untuk Pemilu 2014.

Di antara 560 nama bacaleg tersebut terselip nama Ibas yang diharapkan dapat meraih kesuksesan serupa pada Pemilu 2009. [Ant/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!