SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 31 Oktober 2014
BS logo

Kasus Impor Daging Sapi

KPK Akan Validasi Soal Pertemuan Lembang
Kamis, 16 Mei 2013 | 10:30

Juru Bicara KPK, Johan Budi. [Dok. SP] Juru Bicara KPK, Johan Budi. [Dok. SP]

[JAKARTA] Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP memastikan bahwa informasi yang diperoleh dari proses persidangan perkara dugaan korupsi penentuan kuota impor daging sapi tahun 2013 di Kementerian Pertanian (Kemtan), akan divalidasi.

Termasuk, perihal isi berita acara pemeriksaan milik saksi Elda Devianne Adiningrat bahwa ada pertemuan di Lembang yang dihadiri oleh tersangka Luthfi Hasan Ishaaq, tersangka Ahmad Fathanah, Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin dan Menteri Pertanian (Mentan) Suswono.

"Apapun kesaksian di persidangan, tentu KPK akan melakukan validasi," kata Johan Budi, Kamis (16/5) pagi.

Sementara itu, ditemui di kantor KPK, Jakarta, kuasa hukum tersangka Luthfi Hasan Ishaaq dan Hilmi Aminuddin, Zainuddin Paru membantah telah terjadi pertemuan di Lembang, Jawa Barat, yang dihadiri oleh kliennya.

"Itu (pertemuan Lembang) bohong. Tidak ada pertemuan di Lembang. Jangankan dengan Fathanah, dengan pengurus-pengurus juga tidak ada karena yang bertemu pada pucuk pimpinan di tingkat dpc yang merupakan hal-hal strategis," kata Paru, Kamis (16/5) pagi.

Demikian juga, Paru membantah adanya pertemuan antara Ahmad Fathanah, Elda dan Ridwan Hakim (anak Hilmi Aminuddin) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Sebaliknya, Paru mengatakan yang terjadi adalah Fathanah kerap menjual nama petinggi PKS ataupun PKS secara institusi ke semua orang. Dengan tujuan, mendapatkan uang untuk membelikan barang-barang mewah ke wanita-wanita cantik.

Seperti diketahui, Ketua Majelis Syuro DPP PKS Hilmi Aminuddin juga disebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi.

Keterlibatan Hilmi tersebut terungkap dari keterangan saksi Elda Devianne Adiningrat ketika bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi penentuan kuota impor daging sapi. Dengan terdakwa Juard Effendi dan Arya Abdi Effendy.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik Elda yang dibacakan oleh jaksa Ronald dikatakan bahwa dalam pertemuan tanggal 30 Desember 2012 ketika bertemu dengan Ahmad Fathanah, Elda dan Maria Elizabeth Liman, Fathanah menyampaikan instruksi untuk Maria dari hasil pertemuan di Lembang.

Menurut Fathanah, dari pertemuan di Lembang yang dihadiri oleh Luthfi Hasan Ishaaq, Hilmi Aminuddin, Ahmad Fathanah dan Suswono, ada dua arahan untuk Elizabeth Liman.

Arahan pertama adalah, Elizabeth Liman akan dibantu dalam pengurusan penambahan kuota daging sapi dan Menteri Pertanian (Mentan) akan membaca situasi dan kondisinya. Kedua, selanjutnya, Elizabeth Liman menyampaikan bahwa akan komitmen membantu mendukung dana PKS.

Ketika dikonfirmasi perihal isi BAP yang dibacakan tersebut, Elda membenarkan perihal isi BAP tersebut.

"Benar" kata Elda ketika bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (15/5).

Hilmi diketahui diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Luthfi Hasan Ishaaq pada Kamis (16/5) ini.

Hilmi diketahui tiba di kantor KPK, Jakarta, pada jam 08.48 WIB. Tanpa berkomentar, Hilmi langsung memasuki lobi KPK. (N-8)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!