SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 29 November 2014
BS logo

Penangkapan Kepala SKK Migas, Jero Wacik Siap Diperiksa
Kamis, 15 Agustus 2013 | 11:56

Jero Wacik [google] Jero Wacik [google]

[JAKARTA] Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menyatakan siap diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam terkait penangkapan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  

"Kita serahkan kepada proses hukum, kalau dipanggil kita siap membantu," ujar Jero usai melantik pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian ESDM, di kantornya Kamis (15/8) pagi ini.

Menurut Jero, Kementerian ESDM akan tunduk pada proses hukum yang berjalan. Mengenai pemeriksaan ruang Sekjen ESDM oleh KPK kemarin, Jero tidak mengetahui hasilnya. "Kita belum tahu ya, tanya sama yang periksa saja," ujarnya singkat.  

Demikian juga dengan komentar kuasa hukum Simon, Junimart Girsang yang menyatakan kliennya tidak memiliki kaitan dengan SKK Migas, tapi justru dengan Dirjen Migas, Jero mengaku tidak tahu.   "Kita sama sekali tidak tahu maksudnya, pokoknya kita serahkan pada hukum saja," jawabnya sambil bergegas meninggalkan ruangan.

Sementara itu Wakil Kepala SKK Migas Johanes Widjonarko yang ditunjuk untuk menggantikan Rudi sementara menyatakan SKK Migas tetap berjalan dan tidak terganggu dengan kasus ini. Mengenai adanya temuan BPK di lembaganya, menurut Johanes pihaknya mempelajarinya.  

Namun, lanjutnya, temuan itu bukan berarti langsung menunjukkan adanya korupsi. "Kalau BPK ada temuan, kita tindaklanjuti. Tapi ingat, temuan BPK bukan berarti sudah korupsi, tapi untuk kita tindaklanjuti," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik melakukan perombakan di jajaran eselon I dan II Kementerian ESDM. Jero melantik dua eselon I dan beberapa esselon II. Esselon 1 yang dilantik adalah Agus Budi Wahyono sebagai staff ahli menteri bidang Investasi dan Produksi Gas serta Soerono sebagai staf ahli bidang tata ruang dan lingkungan.

Selain itu Marwansyah Logo Balia diberhentikan sebagai staff ahli. Eselon II yang diangkat adalah Susyanto sebagai Kepala Biro Hukum ESDM, Agung Wahyu Kencono sebagai Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi ESDM, Saleh Abdurrahman MS sbg Kepala Pusat Komunikasi Publik, Heri Poernomo sebagai Sekretaris Dirjen Migas, Naryanto Wagimin sebagai Direktur Pembinaan Program Migas, Hendra Fadly sebagai Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas, Moh. Hidayat sebagai Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas, Arief Indarto sebagai Sekretaris Ditjen Ketenagalistrikan, M Hendrasto sebagai Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Adhi Wibowo sebagai Kepala Pusat Survei Geologi, Agus Cahyono Adi MT sebagai Sekretaris Badan Litbang, Sri Raharjo sebagai Kepala Biro Fasilitasi Penanggulangan dan Pengawasan Energi, Djoko Siswanto sebagai Sekretaris BPH Mgas dan Umi Asngadah sebagai Direktur Gas Bumi BPH Migas. [Y-9]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!