SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Februari 2017
BS logo

Citra Indah Jonggol, Tak Seindah Namanya
Rabu, 13 April 2016 | 12:20

Gerbang Citra Indah City. [www.citraindahs.com] Gerbang Citra Indah City. [www.citraindahs.com]

Sebuah kawasan perumahan yang dikelola oleh developer sekelas Ciputra Tbk memiliki magnet yang kuat untuk menarik para calon pembeli untuk berinvestasi atau bertempat tinggal di sana. Termasuk saya yang akhirnya memilih Citra Indah (CI) Jonggol karena kepincut dengan nama besar Ciputra. 

Seiring waktu, CI Jonggol makin berkembang pesat dan namanya jadi Citra Indah City (CIC). Lihat saja gerbang depannya yang selalu dibanding-bandingkan dengan gerbang 'Brandenburg' Berlin yang dengar-dengan menghabiskan biaya Rp 12 M. Tentunya ekspektasi para penghuni dan calon penghuni semakin besar terutama akan kenyamanan bertempat tinggal di Citra Indah.

Tapi apa dinanya, ternyata masalah keamanan di kawasan ini tidak sekokoh gerbang depannya. Makin lama makin santer tindak kriminal yang dialami warganya. Pembobolan rumah dan pencurian sepeda motor sepertinya sudah jadi salam perkenalan bagi penghuni baru.

Adanya begal yang makin berani beraksi dengan membawa senjata tajam. Ini saya alami sendiri kemarin tepatnya tanggal 30 maret 2016 malam pukul 23.30 WIB  tiba-tiba ban mobil kempes saat melintasi kawasan Rafflesia. Ban kempes bikin apes ditodong oleh 4 orang dengan senjata tajam yang diarahkan ke perut dan berhasil membawa kabur satu tas dari dalam mobil. Sungguh kejadian traumatik yang hampir saja merenggut nyawa saya. 

Setelah lapor ke polisi ternyata kejadian di lokasi yang sama sudah dilaporkan dua minggu lalu, tapi yang jadi pertanyaan kok bisa terulang lagi?? Usut punya usut, waktu lapor ke pos keamanan Citra Indah petugasnya bilang untuk wilayah sebesar citra indah dalam 1 x jaga hanya ada 7 personel (di luar dari security cluster).

Bahkan biaya bensin pun dijatah, yang lebih  miris lagi gaji untuk seorang pegawai security yang baru hanya sekitar Rp 600 ribu / bulan. Dan yang untuk senior sekitar Rp 750rb / bulan. Belum lagi bila terjadi sesuatu dengan petugas keamanan, pengelola Citra Indah seolah olah tutup mata, pun mereka tidak memiliki asuransi kerja. Miris! 

Masalah keamanan dan kenyamanan bukan melulu bangkitnya kekuatan para begal saja, tapi juga anak -anak di bawah umur yang bebas berseliweran bawa sepeda motor tanpa aturan, balap motor liar dan kumpulan remaja-remaja mesum di malam hari, dan ditambah lagi problem bau sampah dari TPA dalam kawasan yang makin semriwing tercium kemana-mana.

Olala...tinggal di Citra Indah harus pikir-pikir lagi. Bukan sekali dua kali hal ini dilaporkan ke pihak pengelola CI tapi tetap tidak ada respons apapun. 

Itu baru hanya masalah keamanan dan masalah sampah. Masih banyak masalah yang harus di hadapi oleh penghuni Citra Indah terutama untuk cluster baru. Seperti Cluster Rosela dan Catelya. Seperti masalah air PAM yang keluar seperti di jatah pada jam-jam tertentu,  itupun  kadang air suka tidak layak di konsumsi alias seperti air kali. Belum lagi masalah listrik di cluster ini yang sering mati tiba-tiba yang membuat rugi warganya karena barang elektronik menjadi cepat rusak.

Semua permasalahan ini sudah pernah di sampaikan ke pihak management pengembang namun itu semua hanyalah janji. Yah janji yang telah di berikan oleh management citra pada penghuni cluster. Bahkan saya pribadi   dijanjikan oleh management citra indah mengenai memperkuat keamanan di  lingkungan citra.

Pihak dari management  citra pun berjanji akan mengusut tuntas kejahatan yang terjadi dan menambah  jumlah  personel untuk   berjaga serta patroli.  Namun dari malam setelah kejadian sampai hari  ini tepatnya tanggal 9 april 2016 janji yang d janjikan untuk memperkuat keamanan belum  kunjung datang. Bahkan pos penjagaan  hanya di buat ala kadarnya tanpa ada yang berjaga. Hal inilah yang mendorong saya untuk menulis ke surat pembaca.

Namun beruntung warga CI memiliki grup Facebook (Citra Indah Portal) sebagai ruang curhat dan selalu heboh bila ada suatu kejadian, berharap keluhannya ditanggapi. Tapi mungkin karena medianya cuma sekecil grup FB maka keluhan yang sudah menumpuk hanya jadi cerita basi. 

Dengan dibuatnya surat pembaca ini, saya mewakili warga Citra  Indah sekaligus korban dari tidak becusnya penjagaan keamanan di Citra Indah, saya meminta perhatian para petinggi Ciputra untuk melihat keadaan Citra Indah Jonggol mengingat CI sedang giat-giatnya promosi cluster baru dan tingginya peminat dari luar kota yang belum tahu keadaan CI di dalamnya.

Tolong benahi masalah keamanan yang pelaku kriminalnya makin berani dan juga masalah bau sampah yang makin hari makin menyengat. Kami warga Citra Indah sangat mengharapkan tanggapan dari Ciputra pusat karena kebutuhan akan keamanan dan kenyamanan sangatlah mendesak.

Saya berharap management Ciputra bisa mengevaluasi management di citra indah biar jangan terkesan ingin mendapatkan keuntungan yang banyak tetapi menyampingkan masalah keamanan dan kenyamanan.

Atas dimuatnya surat pembaca ini, saya mengucapkan terima kasih.

Sigit Pamungkas
081213587140




Tanggapan Atas Surat Ini

Salam Hangat, Menanggapi surat pak Sigit Pamungkas berjudul “ Citra Indah Jonggol, Tak Seindah Namanya “ pada hari rabu, 13 April 2016 | 12:20 di http://sp.beritasatu.com/suarapembaca/citra-indah-jonggol-tak-seindah-namanya/113422. Berikut kami sampaikan beberapa hal. Pertama, kami mohon maaf atas ketidak nyamanan yang terjadi di CitraIndah City. Kedua, kami sudah menemui dan menjelaskan duduk persoalan serta solusi yang sudah dan akan kami lakukan. Dalam hal ini warga ( pak Sigit Pamungkas ) bisa memahami dan menerima penjelasan kami ttd Mawardi Estate Departement 021 – 8993 0808

ATTAOFIK
JONGGOL



Pasang iklan disini via B1 Ads
Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.