KPK Periksa Tiga Anak Buah Hotma Sitompoel


...

Staf Mahkamah Agung (MA) Djodi Supratman (kiri) dan Mario Camelio Bernardo (kanan) seusai di periksa KPK.

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang pegawai di Firma Hukum Hotma Sitompoel and Associates sebagai saksi kasus pemberian hadiah kepada pegawai negeri terkait pengurusan kasasi tindak pidana penipuan atas nama Hutomo Wijoyo Ongowarsito di Mahkamah Agung (MA).

Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan Leman, Nungky dan Ranti diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Mario C Bernardo dan Djodi Supratman.

"Ketiganya diperiksa untuk tersangka MCB dan DS," kata Priharsa di kantor KPK, Rabu (31/7).

Selain ketiganya, KPK juga memerika sejumlah pihak swasta, yaitu Koestanto Hariyadi Wijaya, Deden Kartika dan Fikry Hadiyanto.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Mario C Bernardo dari firma hukum Hotma Sitompoel and Associates sebagai tersangka kasus pemberian hadiah kepada pegawai negeri terkait pengurusan kasasi tindak pidana penipuan atas nama Hutomo Wijoyo Ongowarsito di Mahkamah Agung.

KPK menjerat Mario melanggar pasal Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang No.31/1999 tentang tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Pekan lalu, Mario ditangkap sekitar jam 13:20 WIB oleh penyidik KPK di kantor pengacara yang terletak di Jalan Martapura, Jakarta Pusat usai memberikan uang Rp78 juta kepada Djodi Supratman yang merupakan staf pendidikan dan pelatihan (diklat) bernama Djodi Supratman.

KPK akan mengembangkan kasus ini baik ke arah penerima maupun pemberi suap dalam kasus ini. Sejumlah pihak juga meyakini ada pihak yang lebih berkuasa yang menjadi otak suap ini. Terlebih penerima suap, yaitu Djodi hanyalah staf diklat MA yang tak mempunyai akses akan kasus penipuan Hutomo. Djodi diyakini hanyalah kurir dalam kasus suap ini.



Sumber :