Pak Raden Yakin Bisa Memenangkan Hak Cipta Si Unyil


...

Tokoh dalam Film Si Unyil, Suyadi atau yang lebih dikenal dengan Pak Raden beraksi dalam acara galang dana untuk 'Pak Raden' di kediamannya, Jalan Petamburan, Slipi, Jakarta Pusat

"Jelas lukisan itu dua dimensi, beda sekali dengan boneka."

Keputusan pihak Pak Raden yang menolak untuk fokus kepada masalah perseteruannya dengan pihak PFN yang masih mengukuhkan diri mereka sebagai pemegang hak cipta tokoh si Unyil bukan tanpa alasan.

Risa Amrikasari selaku ketua tim advokat Pak Raden mengatakan bahwa sebenarnya Pak Raden sudah memiliki kekuatan hukum karena sebenarnya pada surat perjanjian yang dibuat Pak Raden dengan pihak PFN beberapa tahun lalu itu adalah pendaftaran hak cipta lukisan si Unyil, bukan boneka atau karakter si Unyil.

"Jelas lukisan itu dua dimensi, beda sekali dengan boneka. Tapi kita masih mengupayakan jalan damai," katanya saat ditemui siang ini di tengah-tengah lokakarya pembuatan boneka bersama Pak Raden di kawasan kampus IKJ.

"Proses pendaftaran sedang kita lakukan dengan berkesinambungan dan kita usahakan. Yang dimiliki PFN itu hanya 11 lukisan boneka, bukan bonekanya," tambah Risa.

Pak Raden sendiri membenarkan hal tersebut. "Tapi dulu itu maksudnya tokoh si Unyil. Hanya saja mereka (PFN) mendaftarkannya lewat gambar sketsa yang difoto dan ditulis lukisan tokoh-tokoh si Unyil," tuturnya.

Atas dasar itulah pihak pengacara Pak Raden mencoba untuk fokus kepada hal yang lebih luas dan penting ketimbang mengikuti arus perseteruan dengan pihak PFN yang belum mau menyerahkan hak cipta si Unyil.

"Langkah-langkahnya melakukan analisis hak-hak apa saja yang terkait pada hak ciptaan bapak (Pak Raden). Bisa hak merk, industri, hak cipta karena ciptaan bapak bukan hanya boneka tapi juga karakter. Kita sekarang coba melindungi semua sisi," tuntas Risa.



Sumber :