Kebutuhan Darah Masyarakat Selalu Meningkat


...

Kegiatan donor darah bertajuk "Give Blood Save Lives", di Pre Function, The Hall, Senayan City, Rabu (2/5). [Istimewa]

[JAKARTA] Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menambah dua pusat distribusi darah. Rencananya akan berlokasi di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Hal itu guna memenuhi kebutuhan darah warga Jakarta.

Menurut Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, selain dua daerah tersebut, secara bertahap pusat distribusi darah akan dibangun di seluruh wilayah DKI. Itu karena kebutuhan darah untuk masyarakat sangat tinggi dan selalu meningkat.
"Kami sedang siapkan dua bank darah. Selanjutnya secara bertahap akan menyeluruh.

Dalam satu tahun diperlukan donor darah yang jumlahnya mencapai 415 ribu kantong untuk memenuhi kebutuhan akan darah yang terus meningkat di setiap rumah sakit," katanya pada kegiatan donor darah bertajuk "Give Blood Save Lives", di Pre Function, The Hall, Senayan City, Rabu (2/5).


Kebutuhan ini dapat terpenuhi jika masyarakat bersama dengan pemda berkerjasama. Ia pun memberikan apresiasi yang tinggi pada para pendonor darah. Pusat distribusi darah di Jakarta Barat, sementara ini akan menjangkau sebagian wilayah Jakarta Utara. Sedangkan untuk Jakarta Selatan akan menjangkau kawasan Jakarta Timur.
"Kita harapkan pusat distribusi ini bisa cepat menolong pasien yang mendesak membutuhkan darah," katanya.

Sementara Wakil Presiden Direktur Agung Podomoro Land sekaligus CEO Senayan City Handaka Santosa, mengatakan kegiatan donor darah rutin digelar sebagai upaya dalam menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup dan trend yang positif di kalangan masyarakat.
”Dengan rutin mendonorkan darahnya, para pendonor dapat sekaligus memeriksa dan mengetahui riwayat kesehatannya. Selain itu dengan rajin mendonorkan darahnya, maka tubuh pun akan memproduksi sel-sel darah yang baru. Cukup dengan pola hidup yang sehat, setiap orang dapat menjadi pendonor dan membantu sesama,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Senayan City juga menyediakan Unit Donor Darah di area Crystal Lagoon, yang beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00-19.00 WIB guna memfasilitasi pengunjung yang ingin mendonorkan darahnya kapan saja saat berkunjung ke Senayan City. Melalui upaya ini, diharapkan kepedulian sosial pengunjung Senayan City juga dapat terus meningkat. Gelaran donor darah kali ini adalah kali ke 12 yang telah digelar oleh Senayan City sejak pertama kali dimulai pada 8 Juli 2008.

Hal ini diikuti oleh seluruh pengunjung setia Senayan City, karyawan- karyawan vendor, tenant, serta masyarakat umum untuk bersama-sama mendonorkan darahnya sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami sangat berterimakasih atas dukungan Senayan City selama ini yang terus menerus konsisten dalam penyelenggaraan Donor Darah dan telah berhasil menjadi pelopor bagi tempat-tempat lainnya dengan program serupa. Hal ini tentu sangat membantu PMI dalam menggalang pengumpulan kantung-kantung darah dalam jumlah besar” jelas Ketua Umum PMI Indonesia Jusuf Kalla.

Melihat kesuksesan kegiatan donor darah yang dilakukan Senayan City sebelumnya, Jusuf Kalla lebih lanjut menjelaskan bahwa target sebanyak 500 kantung darah dapat tercapai dan akan langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. ”Pada Donor Darah yang kami gelar 9 November lalu, kami berhasil mengumpulkan 557 kantung darah dari para pendonor, melihat hal ini, kami optimis bahwa Donor Darah kali ini akan berhasil mengumpulkan lebih banyak lagi kantung – kantung darah,” kata pria yang akrab disapa JK itu.

Pada kesempatan yang sama, guna mendukung operasional PMI, Yayasan Agung Podomoro Land dan Senayan City bekerjasama menyerahkan 4 Unit Mobil Operasional kepada PMI. “Kontribusi kami ini merupakan salah satu upaya kami untuk meningkatkan kinerja PMI. Tentunya dengan bertambahnya mobil operasional yang PMI miliki, akan semakin mempercepat penanganan dan pemberian pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan secepatnya”. ujar Ketua Yayasan Agung Podomoro Land, Maria Trihatma saat menyerahkan Mobil Operasional kepada Jusuf Kalla.

Selain mendonorkan darahnya, para calon pendonor juga dapat melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan gratis, seperti bone scanning (pemeriksaan kepadatan tulang), body fat test (pemeriksaan kadar lemak tubuh) dan glucose test (pemeriksaan kadar gula). [H-15]   
   



Sumber : suarapembaruan