BNI Securities: IHSG Mengikuti Acuan Bursa Dunia


...

Pialang saham mengamati pergerakan IHSG di BNI Securities, Jakarta, Jumat (29/9).

Indeks kekhawatiran meningkat dan akan berdampak pada penurunan IHSG

Beberapa bursa acuan dunia kembali mengalami arah pergerakan yang berlawanan.

Bursa utama acuan dunia mengalami pelemahan pasca data ekonomi makro yang tidak sesuai dengan ekspektasi serta penurunan rating beberapa pelaku usaha perbankan di Italia oleh S&P.

sementara beberapa indeks di wilayah Asia mengalami kenaikan seiring dengan persetujuan austerity measures untuk mengamankan paket bailout yang kedua.

Indikator tingkat kekhawatiran atau Vix indeks kembali mengalami kenaikan menjadi 20,79 dari sekitar 18,63 dan tampaknya pelaku pasar global memilih untuk wait and see dalam menyikapi keputusan Yunani yang bersedia melakukan pengetatan ekonomi ditengah demonstrasi dan kecaman rakyatnya.

Dari pasar Indonesia, kekhawatiran seputar penurunan kinerja sektor perbankan pasca penurunan BI Rate dan spekulasi pertumbuhan kredit yang harus didorong oleh tingkat suku bunga acuan yang lebih rendah telah mewarnai aksi ambil untung beberapa saham perbankan yang memiliki weighting signifikan pada indeks.

Turunnya harga komoditas logam dunia saat ini tampaknya masih wajar akibat aksi banil untung dari pelaku pasar. Sementara itu proyeksi kenaikan retail sales dan kontraksi pertumbuhan ekonomi jepang bisa menjadi sentiment positif bagi investor.

Asia Pasifik kemarin yang belum mampu bertahan dan kembali mengalami pelemahan. Kami memproyeksikan indeks JCI akan merefleksikan update berita dan penurunan bursa acuan utama tersebut diatas serta ketidakmampuan bertahannya penguatan beberapa indeks acuan Asia/Pacific.

Kami memproyeksikan indeks akan bergerak pada rentang 3879.00-3962.38. dengan saham pilihan BBCA, SMGR dan ASRI