l Lukisan Emas Asal Korea, Angkat Seniman Indonesia | Suara Pembaruan

Lukisan Emas Asal Korea, Angkat Seniman Indonesia
Kamis, 30 November 2017 | 7:49

 Jimmy Sutopo, selaku pemilik dari GAC Gallery dengan lukisan emas karya Kim ll Tae asal Korea. [istimewa]
Jimmy Sutopo, selaku pemilik dari GAC Gallery dengan lukisan emas karya Kim ll Tae asal Korea. [istimewa]

[JAKARTA] Sebanyak 22 lukisan di atas emas murni 24 karat hasil karya seniman kondang Korea Selatan, Kim ll Tae (62 tahun), hadir dalam pameran bertajuk Korean Gold Printing di Gallery Artpreneur Centre (GAC), Ciputra World 1 Jakarta lantai 11.

Jimmy Sutopo, selaku pemilik dari GAC Gallery mengatakan pameran lukisan dari berbahan emas murni ini bertujuan mengangkat seniman dan pelukis Tanah Air di Indonesia. Menurutnya negara yang semakin maju, rasa nilai seninya akan semakin tinggi.

"Tentunya dengan ada pameran ini yang bertujuan mulia mengangkat para seniman Indonesia, memberikan nilai tambah kepada kita. Sebelumnya tampil di GAC Gallery kali yang mendapat kepercayaan luar biasa menampilkan Korean Gold Painting dari Kim Il Tae, lukisan emas ini tampil di Galeri Saachi, London, sehingga GAC Gallery bisa disejajarkan dengan salah satu pusat galeri seni kontemporer dunia," ucapnya bangga di Ciputra World 1, Jakarta, Rabu (29/11).

Menurutnya kandungan emas yang ada di dalam 1 buah lukisan berkisar 500 gram hingga 1 kg emas murni 24 karat. Harganya pun dinilai mulai 800 ribu dolar AS hingga 1,2 juta dolar AS. Lukisannya menggunakan kertas kanvas sebagai dasar dengan bahan emas yang dicairkan. Lukisannya terdiri dari naga, bunga matahari, seorang ibu, pekarangan bunga, dan lainnya.

Diakui, pada dasarnya GAC Gallery tidak meninggalkan karya seni klasik yang memiliki marketnya sendiri. Namun melihat adanya pergeseran yang “kekinian”, pihaknya ingin melakukan penyegaran dengan menampilkan karya seni kontemporer seperti karya Kim Il Tae ini, yang dibuat dari bahan dasar emas.

"Kami sangat senang dan merasa bangga dipercaya oleh mereka dan disejajarkan dengan Galeri Saachi di London yang pernah menampilan karya Kim Il Tae tersebut. Kami juga melihat bahwa seni lukis sudah menjadi trend di dunia sebagai salah satu investasi bisnis yang menguntungkan, mengingat harga karya seni sebagian besar akan terus meningkat dan tidak pernah menyusut,” ungkap dia.

Setelah ditampilkan di GAC Gallery, karya Kim Il Tae akan dipajang di galeri pribadi milik Jimmy Sutopo bersama dengan karya-karya seni berkelas koleksinya. GAC Gallery tentunya tidak hanya menampilkan karya-karya seni berbagai aliran saja, namun juga tidak tertutup kemungkinan bekerjasama dengan teman-teman seniman Indonesia maupun luar negeri lainnya dalam penyelenggaraan eksebisi atau pameran.

"Dan tidak hanya menampilkan, kami juga menjual karya-karya seni tersebut. Tentunya karya yang ditampikan di GAC Gallery dan eksebisi nantinya akan melewati kurasi dari rekan-rekan kurator kami,” jelas Jimmy Sutopo menjelaskan rencana GAC Gallery di masa mendatang.

Selain itu, berinvestasi di emas merupakan salah satu jenis investasi favorit masyarakat Indonesia, sehingga GAC Gallery menyakini bahwa Korean Gold Painting ini, bisa menjadi investasi layaknya menyimpan emas, namun dalam bentuk karya seni, sehingga memiliki nilai yang lebih dari emas batangan. Lukisan Kim Il Tae pun sudah dikoleksi oleh Bill Gates, Oprah Winfrey, Larry Page, dan Kerajaan Inggris serta pengusaha dan pesohor dunia lainnya.

Korean Gold Painting karya Kim Il Tae asal Korea Selatan tersebut adalah penampilan seniman yang pertama berasal dari luar negeri, setelah sebelumnya GAC Gallery menampilkan karya seni pelukis Indonesia. Baik yang masterpiece klasik seperti Affandi, Le Man Fong sampai dengan Raden Saleh. Hal ini menunjukkan GAC Gallery siap menjadi galeri kelas internasional di tahun-tahun-tahun berikutnya. [H-15]




Kirim Komentar Anda