Malaysia Pertahankan Hukuman Mati


...

Ilustrasi hukuman mati [google]

[KUALA LUMPUR] Malaysia membatalkan rencana sebelumnya untuk menghapuskan sepenuhnya hukuman mati. Pemerintah akan menghapus hukuman mati wajib, tapi membiarkan pengadilan memutuskan seseorang bisa digantung untuk kejahatan serius.

Wakil Menteri di Departemen Perdana Menteri, Mohamed Hanipa Maidin, mengatakan pemerintah menghapuskan hukuman mati yang sifatnya wajib untuk 11 pelanggaran kejahatan. Pelanggaran ini termasuk aksi terorisme, pembunuhan, dan penyanderaan.

“Kami telah membuat keputusan. Pemerintah hanya akan mencabut hukuman mati wajib. Kami akan membuat amandemen,” kata Mohamed Hanipa.

“Ini sesuai dengan janji ke-27 manifesto (pemerintah) Pakatan Harapan,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Oktober 2018, Menteri Hukum, Liew Vui Keong, mengatakan bahwa kabinet telah memutuskan untuk mencabut hukuman mati. “Seluruh hukuman mati akan dihapuskan. Berhenti sepenuhnya,” kata Liew.

Para pengacara untuk kebebasan dan hak asasi manusia (HAM) di Malaysia, mengecam sikap berbalik pemerintah yang membatalkan penghapusan hukuman mati. “Perubahan dari keputusan awal ini mengejutkan, tidak berprinsip, dan memalukan,” kata organisasi Pengacara untuk Kebebasan dalam siaran persnya.

“Ini lebih dari itu karena keputusan penghapusan total hukuman mati telah menuai pujian lewat pemberitaan internasional dan seluruh kawasan dan dunia,” tambahnya.

Organisasi itu menambahkan pengumuman untuk menghapuskan hukuman mati secara total juga telah memberikan harapan dan kelegaan kepada ribuan terpidana atau terdakwa dan keluarga mereka. “Melepaskan harapan agar dilepaskan dari tiang gantungan hanya agar harapan itu dicabut lagi, adalah tindakan sangat kejam dan tidak adil,” tambah pernyataan Pengacara untuk Kebebasan.. [Reuters/Bernama/Al Jazeera/C-5]



Sumber : suarapembaruan