OTT Romahurmuziy Bukti Penegakan Hukum Tidak Tumpul ke Atas


...

Romahurmuziy

[MEDAN] Operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, di Surabaya, Jawa Timur, merupakan bukti bahwa penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi, tidak tumpul ke atas.

 "Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, untuk penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi, justru tanpa ada posisi tawar - menawar. Pemberantasan korupsi tajam ke atas dan bawah," ujar Ketua Masyarakat Anti Korupsi (Marak), Agus Yohanes, Sabtu (16/3).

Agus mengatakan, Presiden Jokowi tidak akan melindungi orang yang terlibat korupsi, meski orang tersebut memiliki hubungan kedekatan dengan dirinya. Untuk urusan penegakan hukum, Jokowi patut diapresiasi mempunyai komitmen kuat pemberantasan korupsi di Tanah Air.

 "Penangkapan terhadap Romahurmuziy ini merupakan salah satu komitmen Jokowi yang tidak memberikan perlindungan dalam pemberantasan korupsi. Tidak hanya Romahurmuziy, ketua umum partai lain pun yang pernah minta tolong, juga tidak digubris oleh mantan Wali Kota Solo itu," katanya.

Agus memastikan, OTT KPK terhadap Romahurmuziy tidak ada kaitan dengan persoalan pemilu presiden. Sebab, apa yang dilakukan Romahurmuziy tersebut, merupakan masalah pribadi. [155] 

 



Sumber : suarapembaruan