l Parlemen Inggris Tolak Brexit Tanpa Kesepakatan | Suara Pembaruan

Parlemen Inggris Tolak Brexit Tanpa Kesepakatan
C-5 | Kamis, 14 Maret 2019 | 19:05

Seorang demonstran pro-Brexit mengacungkan plakat saat aksi unjuk rasa di luar Gedung Parlemen di London Selasa (18/12). [AP] Seorang demonstran pro-Brexit mengacungkan plakat saat aksi unjuk rasa di luar Gedung Parlemen di London Selasa (18/12). [AP]

[LONDON] Parlemen Inggris akan menggelar voting hari Kamis (14/3) terkait penundaan Brexit, setelah mereka menolak ide meninggalkan Uni Eropa (UE) tanpa kesepakatan. Pada Rabu (13/3) malam, anggota parlemen Inggris mengejutkan pemerintah dengan hasil voting menolak Brexit tanpa kesepakatan dengan suara 312 ke 308.

Namun, hasil voting untuk penundaan Brexit hari ini tidak mengikat. Inggris tetap bisa meninggalkan Uni Eropa (UE) tanpa kesepakatan pada 29 Maret 2019. Anggota parlemen akan memilih apakah meminta izin kepda UE untuk penundaan Brexit.

Pemerintah Inggris menyatakan penundaan mungkin berlangsung pendek atau lebih lama, tergantung dukungan anggota parlemen kepada kesepakatan penarikan yang disetujui perdana menteri (PM) Inggris Theresa May dengan UE. Itu artinya, May bisa melakukan upaya ketiga untuk meloloskan kesepakatannya lewat parlemen dalam beberapa hari ke depan.

Dalam rangkaian voting untuk Brexit tanpa kesepakatan, majelis awalnya memilih menolak dengan selisih empat suara saja. Lalu dalam voting kedua, mereka memperkuat keputusan untuk menolak Brexit tanpa kesepakatan dengan jumah suara 321 ke 278 (mayoritas 43 suara).

Voting kedua itu untuk memilih mosi pemerintah, yang menyebutkan bahwa Inggris seharusnya tidak meninggalkan UE tanpa kesepakatan pada 29 Maret, tapi dengan pilihan Brexit tanpa kesepakatan di lain waktu.

Pemerintah memperlihatkan ingin mengontrol proses Brexit dan mempertahankan “tanpa kesepakatan” di atas meja, sehingga mereka bisa memerintahkan anggota Partai Konservatif untuk melawan mosi mereka sendiri. [BBC/Al Jazeera/C-5]




Kirim Komentar Anda