A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: templates/header.php

Line Number: 15

Backtrace:

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/views/v2/templates/header.php
Line: 15
Function: _error_handler

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/views/v2/landing.php
Line: 3
Function: view

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/controllers/Home.php
Line: 319
Function: view

File: /home/user/sp.beritasatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: templates/header.php

Line Number: 15

Backtrace:

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/views/v2/templates/header.php
Line: 15
Function: _error_handler

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/views/v2/landing.php
Line: 3
Function: view

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/controllers/Home.php
Line: 319
Function: view

File: /home/user/sp.beritasatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

"/>

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: v2/landing.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/views/v2/landing.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/controllers/Home.php
Line: 319
Function: view

File: /home/user/sp.beritasatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: v2/landing.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/views/v2/landing.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/controllers/Home.php
Line: 319
Function: view

File: /home/user/sp.beritasatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: v2/landing.php

Line Number: 26

Backtrace:

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/views/v2/landing.php
Line: 26
Function: _error_handler

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/controllers/Home.php
Line: 319
Function: view

File: /home/user/sp.beritasatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: v2/landing.php

Line Number: 26

Backtrace:

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/views/v2/landing.php
Line: 26
Function: _error_handler

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/controllers/Home.php
Line: 319
Function: view

File: /home/user/sp.beritasatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

...

Setelah Max Sopacua, giliran mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari disebut dalam dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan

Nama mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mulai disebut-sebut dalam dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan Departemen Kesehatan. Saksi Sri Wahyuningsih atau yang lebih dikenal dengan Cici Tegal lah yang mengungkapkan bahwa dirinya pernah diberi uang oleh Siti Fadilah dalam bentuk travel check.
 
Travel check diserahkan saat Cici mengikuti pengajian di kediaman Ketua PP Muhammadiyah, Dien Syamsuddin di Pejaten. Menurut Cici, saat itu, dirinya dipanggil Siti Fadilah ke salah satu ruangan tempat pengajian tersebut. Di dalam ruangan itu sudah ada Sjafii Ahmad,mantan Sekjen Depkes yang menjadi terdakwa dalam kasus tersebut.
 
“ Beliau (Siti Fadilah) bilang Ci, alhamdulillah bisa bantu sekian, monggo pak Sjafiie uangnya diserahkan,” kata Cici saat memberikan keterangan dalam persidangan dengan terdakwa mantan Sekjen Depkes Syafii Ahmad, hari ini di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
 
Menurut Cici, uang dalam bentuk cek dari Siti Fadilah tersebut merupakan sumbangan untuk pagelaran konser musik religi. Cici mengakui sebagai panitia kegiatan tersebut, berbagai pihak diminta bantuan untuk menjadi sponsor dan donator, termasuk Menteri Kesehatan kala itu. Sumbangan Siti Fadila, diberikan sehari sebelum konser dilaksanakan di tahun 2008.
 
Cici tidak ingat berapa lembar cek yang diberikan Siti Fadilah. Demikian pula bank yang mengeluarkan. Namun menurut jaksa penuntut umum, cek tersebut berupa cek perjalanan yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri dan Bank BNI. “Saya langsung serahkan ke bendahara nilainya Rp 500 juta,” jelas Cici lagi.
 
Sjafii Ahmad mengatakan dirinya hanya membawakan travel check tersebut. Menurut dia, Travek check itu itu berasal dari atasannya yakni Siti Fadilah yang saat itu menjadi Menteri Kesehatan. “Sebenarnya saya mengambil amplop dalam mobil, berisi MTC (Mandiri Travel Check) yang berasal dari Bu Menteri. Waktu itu saya tidak tahu isinya,” ujarn Sjafii.
 

Sjafii diseret ke pengadilan sebagai terdakwa dalam kasus pengadaan alat kesehatan berupa rontgen untuk daerah terpencil di Departemen Kesehatan. Pengadaan alat kesehatan tersebut telah merugikan negara hingga Rp 9,4 miliar. Dakwaan jaksa menyebutkan, uang sebesar Rp 9,4 miliar tersebut diduga telah dibagi-bagikan ke sejumlah pihak, salah satunya adalah politi Partai Demokrat Max Sopacua. 

Max diduga telah menerima cek perjalan Bank Mandiri sebesar Rp 45 juta. Uang tersebut digunakan untuk membayar mobil CRV anak Max bernama Fernando. Saat diperiksa sebagai saksi, Max membantah bahwa ia pernah menerima cek meski dia mengakui mengenal terdakwa. “Tapi tidak pernah menerima sesuatu,” kata Max.

Dia menjelaskan bahwa pembeliam mobil Honda CRV yang dikatakan menggunakan dana pemberian Sjafii itu tidak benar. Menurut Max Sopacua, dia melakukan pembayaran dengan tunai sebanyak dua kali. Pertama pada tanggal 30 Maret sebesar Rp 135 juta dan pada tanggal 9 April 2008 sebesar Rp 168 juta.  "Tidak dengan MTC (Mandiri Travel Cheque)," kata Max.

Namun keterangan tersebut dibantah Finance Manager PT Handi Jaya Sukatama Andi Priyatna. Menurut Andi, data yang ada di pihaknya, Max melakukan pembayaran sebanyak tiga kali dan salah satunya menggunakan MTC sebesar RP 15 juta pada tanggal 4 April. “Selain itu tanggal 30 Maret sebesar Rp 135 juta dan 9 April sebesar Rp 169 juta melalui transfer,” jelas Andi.

Sumber : -