Jero Wacik Periksa Kesiapan Pertamina Hadapi Lebaran


...

Jero Wacik Jamin Pasokan BBM dan Elpiji Tercukupi

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik memeriksa kesiapan PT Pertamina menjelang Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) 1434 Hijriah di terminal bahan bakar minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta, Rabu (31/7). Jero didampingi Dirjen Migas ESDM Edy Hermantoro, Komisaris Utama PT Pertamina Sugiharto dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan.

"Saya ingin memastikan agar persiapan kami melayani kebutuhan masyarakat jelang Idul Fitri. Saat hari raya hingga kembali kerja," kata Jero.

Pada Lebaran tahun ini, Jero memperkirakan sekitar 6 juta warga Jakarta akan mudik ke kampung halamannya. Mereka akan menggunakan 2,9 juta unit kendaraan, terdiri dari 1,5 juta roda dua, dan 1,4 juta roda empat. Estimasi pemakaian BBM jenis premium naik 14%, dari rata-rata harian normal sebesar 80.926 kiloliter menjadi 91.830 kiloliter.

Sedangkan konsumsi BBM jenis Solar mengalami penurunan 4,9%, dari rata-rata harian normal 40.626 kiloliter menjadi 38.628 kiloliter. Penurunan tersebut kebutuhan disebabkan truk dan kendaraan angkutan besar tidak beroperasi, karena liburnya sektor industri dan pabrik.

Sementara kebutuhan BBM jenis Avtur untuk pesawat terbang, kata Jero, mengalami kenaikan 8,6%, dari rata-rata harian normal sebesar 10.619 kiloliter menjadi 11.536 kiloliter. Kenaikan, disebabkan banyak masyarakat memilih menggunakan moda transportasi udara.

"Ini fakta masyarakat kita semakin sejahtera. Ekonomi membaik," lanjutnya.

Stom BBM Aman

Pada kesempatan itu, Jero mengungkapkan bahwa stok BBM selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri dalam kondisi aman, dengan rata-rata stok premium 17,45 hari, Solar 21,27 hari, Avtur 27,63 hari, Pertamax 40,89 hari, Pertamax Plus 37,62 hari.

Lebih lanjut Jero menyebut kebutuhan elpiji naik 6,6%, dari rata-rata harian normal 17.612 Metric Ton (MT) menjadi 18.781 MT. Dia meminta agar masyarakat tidak khawatir terjadi kelangkaan elpiji seperti tahun lalu. Pertamina sudah menyediakan stok berlebih di toko swalayan dan SPBU.



Sumber :