Kelalaian Petugas, Tiga Tahanan Kabur


...

Dumai - Diduga akibat kelalaian petugas piket, tiga orang tahanan Polsek Dumai Barat, Polres Dumai, Provinsi Riau berhasil kabur dengan memanjat plafon yang telah dilubangi, Rabu (5/6) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Ketiga tahanan tersebut atas nama Said Ridwan Alias Iwan dengan perkara pencurian dan pemberatan, kemudian Ahmad Rodi Alias Rojes perkara Curas dan Sapudin Maulana Alias Lanang pelaku curanmor dan narkoba jenis ganja.

Kepala Kepolisian Resor Dumai, Ajun Komisaris Besar Polisi Ristiawan Bulkaini kepada wartawan membenarkan kaburnya tiga tahanan di Mapolsek Dumai Barat, dan sejauh ini telah dilakukan pengejaran oleh seluruh jajaran polisi.

Menurutnya, upaya melarikan diri tiga orang residivis yang telah berulangkali masuk bui ini dilakukan dengan cara merusak dan melubangi plafon di kamar tahanan hingga tembus ke plafon bagian luar Mapolsek Dumai Barat pada sisi belakang.

Kaburnya tahanan ini sontak membuat panik jajaran polisi dan langsung melakukan pencarian dengan cara menyebar ke semua sisi lingkungan Mapolsek dan menyisiri bagian hutan belantara yang terdapat di belakang kantor Mapolsek Dumai Barat.

"Mereka kabur dari atas plafon habis Maghrib dan seluruh personil sudah diperintahkan mencari dan merazia semua tempat yang dicurigai tempat pelarian tahanan kabur ini," tegas Ristiawan, Kamis (6/6) kepada pers di Dumai.

Berdasarkan keterangan Agus, tahanan satu sel dengan tiga tahanan kabur, mengaku saat sedang melaksanakan ibadah Shalat Magrib, dia mendengar suara gaduh dari dalam kamar dan mengetahui ketiganya sudah kabur dari plafon atas.

Kapolres menerangkan, jajaran personil Shabara langsung dikerahkan melakukan pencarian di sekitar lokasi Mapolsek Dumai Barat dan tim Reskrim melacak keberadaan tahanan kabur di tempat tinggal maupun keluarga.

"Petugas yang merazia dilengkapi dengan foto wajah tahanan kabur di wilayah hukum Dumai Barat dan mencari ke rumah yang diketahui tempat tinggal atau keluarga tahanan," sebut Kapolres.

Sementara, Kapolsek Dumai Barat Kompol Besus Agung Susilo berusaha mencari penyebab bisa lolosnya tahanan dari pengawalan petugasnya dengan melihat rekaman CCTV yang dipasang dan keterangan dari petugas piket jaga waktu itu.

"Untuk penjagaan piket dilakukan sebanyak 8 petugas, dan untuk mengetahui sebab mereka bisa lolos kita akan coba dengan melihat rekaman CCTV. Begitu dapat laporan ada tahanan kabur, kita langsung berpencar hingga ke semak belukar yang ada di belakang Mapolsek untuk melacak mereka," terang Besus.



Sumber : Antara