ck Asing Boleh Miliki Banyak Saham Bank, Asal Bukan Pengendali

Asing Boleh Miliki Banyak Saham Bank, Asal Bukan Pengendali


...

Ilustrasi harga saham. FOTO : ANTARA

Sebelumnya Gubernur BI Darmin Nasution sudah mengungkapkan bahwa BI akan memberlakukan aturan kepemilikan saham mayoritas di bank umum pada Juni 2012.

Bank Indonesia (BI) tidak mempermasalahkan jika investor asing atau entitas asing memiliki banyak saham di banyak bank di Indonesia. Asalkan, investor atau entitas asing tersebut tidak menjadi pengendali.

Deputi Gubernur BI, Halim Alamsyah, mengatakan BI tidak masalah jika satu entitas existing sebagai pemegang saham di satu bank juga memiliki saham di bank lain. Namun, satu entitas tersebut tidak boleh menjadi pemegang saham pengendali, karena dia dapat terkena kebijakan single presence policy.

“Nanti dia akan kena single presence policy, karena dia menjadi pengendali di lebih dari satu bank. Kami akan lihat, ultimate holder-nya siapa,” ujar Halim ketika ditemui di kompleks Gedung BI, Jakarta, Jumat (4/5).

Halim menegaskan, jika setelah terjadi switching pemegang saham pada saat aturan pembatasan kepemilikan saham diberlakukan, BI tetap merujuk pada single presence policy. Sebab itu, jika satu pemegang saham, apakah asing ataupun lokal, memiliki saham-saham minoritas di banyak bank, entitas tersebut tidak akan terkena larangan itu.

“Kalau cuma 10-10 persen ya tidak apa-apa. Kami tidak akan mempermasalahkan karena entitas itu tidak menjadi pengendali di bank-bank tersebut,” kata Halim.

Seperti diketahui, sebelumnya Gubernur BI Darmin Nasution sudah mengungkapkan bahwa BI akan memberlakukan aturan kepemilikan saham mayoritas di bank umum pada Juni 2012.

Aturan yang akan sepaket dengan aturan tentang izin berlapis (multiple license) itu tidak akan memperbolehkan kepemilikan saham mayoritas di satu bank bagi entitas atau lembaga yang tidak tunduk pada aturan sangat ketat (highly regulated) yang berlaku di sektor keuangan.

Artinya, entitas atau lembaga non-sektor keuangan tidak dapat menjadi pemegang saham mayoritas atau pengendali di sebuah bank. Sedangkan untuk bank yang memiliki bank, kemungkinan besar akan diberi pengecualian.