Dato Sri Tahir Bantu Rp 5 Miliar untuk Pemerintah dan Masyarakat Jayapura


...

Dato Sri Tahir dan Benhur Tomi Mano.

Jayapura, Beritasatu.com - CEO Mayapada Grup Dato Sri Tahir memberikan bantuan sebesar Rp 5 miliar untuk para korban kerusuhan di Jayapura, Papua. Bantuan diserahkan langsung kepada Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (18/6/2019).

Dato Sri Tahir mengatakan, pihaknya memberikan bantuan uang tunai karena sangat memahami kebutuhan paling mendesak masyarakat dan pemerintah Jayapura saat ini adalah dana tunai yang bisa langsung dipergunakan untuk berbagai kebutuhan yang mendesak pascakerusuhan.

"Kami senang bisa kesini dan membantu warga Kota Jayapura yang mengalami kesusahan akibat kerusuhan. Kami ke sini membawa uang cash sebesar Rp 5 miliar. Mengapa cash? Karena saat ini masyarakat lebih membutuhkan uang karena bisa langsung dipakai," kata Dato Sri Tahir.

Pada kesempatan itu, Dato Sri Tahir menyatakan keprihatinan dan kepeduliannya yang sangat besar kepada masyarakat Jayapura yang terkena dampak kerusuhan massa pada 29 Agustus 2019 lalu.

Menanggapi perhatian dan bantuan tersebut itu, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dato Sri Tahir.

"Saya berterima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Dato Sri Tahir, semoga apa yang telah diberikan ini menjadi berkat bagi semua warga Jayapura. Semoga Tuhan memberkati Pak Dato Sri Tahir," kata Benhur Tomi Mano.

Sebelumnya Benhur Tomi Mano menyebutkan jumlah kerugian akibat aksi massa yang berujung kerusuhan anarkis pada 29 Agustus 2019 lalu mencapai Rp 95 miliar.

Kerugian materiil tersebut akibat pembakaran berbagai fasilitas sosial seperti kantor-kantor pemerintah, kantor swasta, pertokoan, rumah warga, dan kendaraan bermotor milik warga.

“Setelah mendata secara cermat, jeli dan akurat maka total kerugiannya sudah bisa dipisahkan antara kantor pemerintah, kantor swasta, toko, rumah warga yang rusak berat dan ringan serta kendaraan roda dua maupun roda empat maka jumlah totalnya kurang lebih Rp 95 milliar lebih,” kata Benhur Tomi Mano.

Ia menyampaikan bahwa data kerusakan tersebut sudah diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan pemerintah melalui kementerian ini akan membantu perbaikan kantor-kantor pemerintah, pertokoan, dan rumah warga yang dirusak maupun yang dibakar massa tersebut.

“Kami sudah sampaikan kepada Menteri PUPR, Gubernur Papua, Kapolri dan Panglima TNI, sehingga pemerintah akan memberikan dana stimulan untuk memperbaiki dan membangun berbagai fasilitas rusak tersebut,” kata Benhur Tomi Mano

Benhur Tomi Mano meminta warganya bersabar menunggu proses perbaikan kantor, rumah, dan pertokoan milik warga yang rusak karena diamuk massa.

“Kepada warga saya untuk bersabar, karena pemerintah sementara bekerja untuk memperbaiki maupun membangun kembali bangunan yang dirusak,” kata Benhur Tomi Mano.



Sumber : Suara Pembaruan