Kementerian Sosial Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Nduga


...

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat menyerahkan bantuan kepada warga Wamena di Gudang Dinas Sosial Wamen

Wamena, Beritasatu.com - Kementerian Sosial (Kemsos) menyalurkan bantuan sosial untuk pengungsi dari Kabupaten Nduga yang tersebar di Kabupaten Nduga, Lanijaya, Jayawijaya, dan Kabupaten Mimika.

“Sebagaimana arahan Menteri Sosial Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita agar bantuan segera didistribusikan, maka hari ini kami bertemu dengan perwakilan distrik dan warga Nduga untuk segera mengirimkan bantuan. Mereka menyampaikan bantuan yang mendesak saat ini adalah beras," kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat seusai bertemu dengan perwakilan warga Nduga di Gudang Logistik Kabupaten Nduga yang ada di Wamena, Papua.

Harry mengatakan, distrik yang menjadi titik distribusi adalah wilayah Mbuwa (Distrik Mbuwa, Distrik Dal, Distrik Mbulmuyalma), wilayah Yigi (Distrik Yigi, Distrik Nirkuri, Distrik Inikgal), wilayah Mapenduma (Distrik Mapenduma dan Distrik Kegayem), Kabupaten Wamena, Kabupaten Lanijaya (Distrik Kuwayage), dan Kabupaten Mimika.

Bantuan yang saat ini ada di Gudang Kabupaten Nduga di Wamena merupakan bantuan tahap ketiga dari Kementerian Sosial.

"Kami atas nama pemerintah melalui Kementerian Sosial menyerahkan sejumlah bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi saudara-saudara kami warga Nduga yang tersebar di berbagai distrik. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat," kata Harry.

Ia mengatakan bantuan untuk Nduga telah disalurkan ke Dinas Sosial Kabupaten Nduga terbagi dalam tiga tahap. Bantuan tahap pertama berupa logistik makanan dan beras senilai Rp 2,5 miliar.

Bantuan tahap kedua berupa paket perlengkapan terdiri atas seragam sekolah SD hingga SMA, perlengkapan bermain anak, perlengkapan belajar anak, perlengkapan olah raga, perlengkapan kelompok rentan lansia dan berkebutuhan khusus. Total bantuan tahap kedua sebesar Rp 740.449.000.

Sedangkan bantuan tahap ketiga senilai Rp 419.192.985 terdiri dari beras, makanan tambahan (ikan teri, garam, biskuit, susu) dan paket logistik (lauk pauk, makanan siap saji, sandang dan makanan anak).

"Kami menyambut baik kedatangan perwakilan warga Nduga untuk melihat langsung bantuan yang akan mereka terima. Selanjutnya tim dari Dinas Sosial Kabupaten Nduga yang akan mengatur pengiriman bantuan disesuaikan dengan jadwal yang disepakati dengan warga Nduga," kata Harry dalam keterangan tertulis, Rabu (9/10/2019).

Sementara itu, ditemui di Gudang Logistik Kabupaten Nduga di Wamena, seorang warga Nduga Pina mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari Kementerian Sosial. Ia mengaku datang ke gudang logistik untuk melihat langsung bantuan yang akan diberikan untuk warga di distriknya.

"Kami tetap menerima bantuan dari kementerian untuk masyarakat Nduga, dan kami teruskan kepada mereka. Terima kasih," tutur Pina.

Harry menambahkan seiring dengan pendistribusian bantuan tahap ketiga ini berjalan, Kementerian Sosial juga telah selesai memproses bantuan tahap keempat untuk Nduga.

"Sambil proses penyaluran bantuan tahap ketiga, sebagaimana perintah dari Bapak Menteri Sosial, bantuan tahap keempat untuk warga Nduga juga sudah siap disalurkan," terang Harry.

Seperti diketahui konflik sosial di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua terjadi pada 1 Desember 2018 antara TNI/Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di Distrik Yal, Kabupaten Nduga.

Akibat konflik ini warga di Distrik Mbua, Yal, Yigi, Mapenduma, Nikuri, dan Mbulmu Yalma mengungsi. Kementerian Sosial mengirimkan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar meliputi sandang, pangan, makanan dan layanan dukungan psikososial.



Sumber : Suara Pembaruan