Satu Penyidik Pajak Ditahan Di Rutan Cipinang


...

Gedung Direktorat Jenderal Pajak.

Jakarta - Penyidik pajak Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Timur, Eko Darmayanto, yang tertangkap tangan menerima uang 300 ribu dollar Singapura dari PT The Master Steel ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sekitar pukul 14.00 WIB Eko tampak keluar dari lobby gedung KPK. Eko tak berhenti melempar senyum saat digiring masuk ke dalam mobil tahanan.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan Eko akan ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.

"KPK melakukan upaya penahanan selama 20 hari ke depan di Jakarta Timur," kata Johan di kantor KPK, Kamis (16/5).

Sebelumnya, KPK juga sudah menahan Moh Dian Irwan Nuqishra penyidik pajak lainnya yang menerima suap dari PT The Master Steel. Dian ditahan di Rumah Tahanan Guntur.

KPK juga sudah menahan dua pegawai PT The Master Steel yang memberikan uang kepada dua pegawai pajak, yaitu kurir bernama Teddy dan Effendy.

Teddy dan Effendy ditahan di Rumah Tahanan Salemba untuk 20 hari ke depan.

KPK berhasil menangkap tangan dua orang penyidik dan pemeriksa pajak Dirjen Pajak pada Kantor Wilayah Jaktim bernama, Eko Darmayanto dan Moh Dian Irwan Nuqishra.

Keduanya diangkap saat tengah menerima uang sebesar 300 ribu dolar Singapura dari seorang kurir bernama Teddy dan seorang pegawai perusahaan Baja dari PT The Master Steel bernama Efendy.

Eko, Dian dan Teddy ditangkap di halaman terminal III Bandara soekarno-Hatta, Tangerang, pada Rabu (15/5) pagi. Sedangkan, Efendy ditangkap di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Timur.

Kemudian, uang 300 ribu dolar Singapura tersebut diduga merupakan suap untuk mengurus persoalan pajak PT The Master Steel yang beralamat di Jalan Raya Bekasi KM 21 Rawa Teratai, Cakung, Jakarta Timur.