Kekhawatiran Soal Jurang Fiskal AS Buat Harga Minyak Turun


...

Ilustrasi mengisi BBM. (Foto: Jakarta Globe)

Harga minyak terpengaruh krisis fiscal cliff (jurang fiskal) dimana pasar meragukan kemampuan pemimpin politik untuk menyelesaikan negosiasi bujet.

Harga minyak jatuh pada Kamis (13/12) atau Jumat (14/12) pagi WIB. Turunnya harga minyak ini terjadi karena pasar mencemaskan tentang krisis jurang fiskal (fiscal cliff) di AS yang bakal membuat konsumen minyak mentah terbesar dunia itu kembali ke dalam resesi.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari 2013, merosot 88 sen dari penutupan Rabu (12/12) menjadi pada 85,89 dolar AS per barel.

Sementara itu di perdagangan London, minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Januari turun 1,59 dolar AS menjadi ditutup pada 107,91 dolar AS.

Dengan hanya 18 hari tersisa, sebelum dimulainya kenaikan pajak dan pemotongan pengeluaran drastis yang dikenal sebagai jurang fiskal AS pada 1 Januari, Presiden Barack Obama dan anggota parlemen Republik tetap berbeda pendapat atas kompromi untuk menghindari jurang fiskal.

"Presiden ingin menganggap bahwa pengeluaran tidak masalah - itu mengapa kita tidak memiliki kesepakatan," kata John Boehner, Ketua DPR AS.

"Sentimen merugikan setelah komentar Boehner "dan karena S&P menempatkan prospek negatif pada peringkat triple-A Inggris," kata Fawad Razaqzada dari GFT Markets.

Pengumuman Federal Reserve, Rabu, tentang stimulus lebih untuk menopang ekonomi AS juga gagal merangsang pasar di dalam banyak harapan.

"Investor hanya dibiarkan bingung dengan kebijakan terbaru Fed, dan ketika ada kebingungan di pasar, biasanya mendorong ke beberapa penghindaran risiko yang itu adalah apa yang terjadi hari ini."

Sumber : AFP/Antara