Jeka Saragih Tantang Petarung Filipina di One Pride MMA


...

Petarung Jeka Saragih.

Jakarta, Beritasatu.com - Pemegang sabuk juara nasional kelas ringan One Pride, Jeka Saragih siap melakoni laga internasional melawan petarung Filipina, Mhar John Manahan pada ajang One Pride MMA International Fight di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 21 September mendatang.

"Saya siap jalani partai utama Fight Night (FN 32) nanti. Saya kembali turun ke arena One Pride untuk meraih kemenangan dan akan menjalani international fight pertama setelah sukses pada laga lalu menghentikan Hendrik Tarigandan mempertahankan sabuk juara nasional kelas ringan One Pride untuk keempat kalinya," ujar petarung 22 tahun asal Simalungun, Sumatera Utara itu di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Mhar John Manahan bertarung di bawah asuhan juara dunia Wushu Sanda, Rene Catalan. Petarung asal Cavite, Filipina ini sudah banyak bertarung di banyak cabang olah raga bela diri, seperti wushu, tinju, dan kickboxing. Dari keahlian bela dirinya itu ia berhasil mendapatkan medali perak pada kejuaraan nasional kickboxing di Filipina.

Sejak debut MMA-nya di tahun 2017, Mhar John sudah bertarung empat kali di ajang MMA dan belum pernah kalah, ia pun berniat untuk mempertahankan rekor tidak terkalahkannya dalam partai internasional pertamanya melawan “Si Tendangan Maut”.

Pada pertarungan lainya, di partai pertahanan gelar kelas bantam, Achmad Eko Priandono akan mempertahankan gelarnya untuk pertama kali setelah memenangkan sabuk juara kelas bantam di bulan Februari 2019. Dengan kecepatan pukulannya, Electrical Knock Out (E.K.O.) berhasil menempatkan dirinya sebagai salah satu striker terbaik di One Pride dengan kemenangan KO melawan Saepul Anwar, Bardul, dan M. Ezra Pratama. Untuk Fight Night 32 ini, Eko akan turun melawan Yusuf Susilo.

Yusuf Susilo mengejutkan penonton setelah menghentikan petarung camp Rambo Muay Thai 4294 Muammar Kadafi yang sedang naik daun pada Fight Night 27 Silam. Petarung Sasana Schreuder yang kental dengan karate ini dikenal dengan serangan secepat kilat digabungkan dengan counter punch yang akurat, yang tentunya akan diuji dalam pertarungan gelar kali ini melawan Achmad Eko Priandono.



Sumber : Suara Pembaruan