A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/tmp/ci_session4lc9v99pvm3gjisuv2dk9d67onutsrar): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 172

Backtrace:

File: /home/user/sp.beritasatu.com/application/controllers/Home.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/user/sp.beritasatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

GMNI Sesalkan Deklarasi Ketum dan Sekjen di Luar Kongres

GMNI Sesalkan Deklarasi Ketum dan Sekjen di Luar Kongres


...

Pleno Penilaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus DPP GMNI berlangsung di arena Kongres GMNI, di Kristian Center Kota Ambon, Senin (2/12/2019).

Ambon, Beritasatu.com- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyesalkan deklarasi ketum dan sekjen di luar kongres. Ironisnya deklarasi itu berlangsung saat sidang pleno V Senin (2/12).

Pleno Penilaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus DPP GMNI di arena Kongres GMNI, di Kristian Center Kota Ambon, pada Senin (2/12).

Proses persidangan kongres GMNI kurang berjalan lancar karena suasana kongres berjalan dinamis. Dari sepuluh sidang pleno, baru empat sidang pleno yang selesai.

Namun deklarasi sepihak dari paket calon ketua umum dan sekretaris jenderal yang mengklaim telah terpilih sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP GMNI Periode 2019-2021 di luar ruang persidangan kongres, tepatnya di Hotel Amaris Ambon.

Ketua Panitia Kongres XXI Kemaritiman GMNI, Martinus Karlely menyatakan kaget ada klaim acara kongres di luar ruang persidangan.

"Kan lucu di saat berlangsungnya sidang pleno penilaian laporan pertanggungjawaban, di luar ruang persidangan ada yang mengklaim Arjuna telah terpilih sebagai ketua umum dan Dendy sebagai sekretaris jenderal DPP GMNI periode 2019-2021. Ini sangat tidak wajar terlebih Pengurus DPP GMNI Periode 2017-2019 saja belum dinyatakan demisioner," kata Karlely

Karlely sangat menyayangkan adanya upaya pemaksaan kehendak secara sepihak tanpa melalui tahapan dan mekanisme persidangan sesuai Tata Tertib Kongres.

"Sidang Pleno Pemilihan ketua umum dan sekretaris jenderal baru akan dilaksanakan pada sidang pleno IX. Masih ada beberapa sidang pleno yang harus dilalui. Kok belum saatnya, sudah memaksakan kehendak secara sepihak," tegas Kerlely.

Di sisi lain, Karlely juga menyampaikan keanehan dimana pasangan Arjuna dan Dendy mengklaim didukung mayoritas peserta kongres.

"Kalau memang didukung mayoritas peserta kongres kenapa tidak ikut proses di ruang persidangan. Ini kan aneh," ujar Karlely.

Karlely juga mengecam tindakan Robaytullah dan Clance Teddy selalu ketua umum dan sekretaris jenderal yang kabur dari ruang persidangan.

"Kabur dari ruang persidangan dan tak kembali merupakan tindakan tidak bertanggung jawab. Malah ikut terlibat dalam agenda ilegal di Hotel Amaris. Ini tindakan pengecut dan merusak organisasi," tutup Karlely.



Sumber : Suara Pembaruan

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/var/tmp)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: