FUI Bogor Minta Kejagung Bekukan Ormas LDII


...

Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII). [Google]

[BOGOR] Forum Umat Islam  (FUI) Bogor menyampaikan pernyataan sikapnya terkait aksi anarkhisme yang dilakukan massa Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) di Kampus Univesitas Ibnu Khaldu (UIKA) pada Sabtu (15/6) pukul 09.00 WIB.

Penyataan sikap tersebut disampaikan dalam rilis yang diterima Antara Bogor, Minggu (16/6).

Dalam penyataan sikap Forum Umat Islam Bogor disebutkan bahwa mereka mengutuk keras sikap arogansi organisasi masyarakat LDII yang meneror panitia pelaksana kegiatan kajian ilmiah dan membuat insiden huru-hara, dalam acara seminar yang diadakan oleh mahasiswa UIKA.

Forum Umat Islam Bogor mengutuk keras prilaku anarkhis sekelompok masa LDII, atas penghentian acara secara paksa, penyerangan, pemukulan terhadap panitia dan pengrusakan mimbar masjid yang ada di dalam masjid.

Dikatakannya juga, Forum Umat Islam Bogor mengutuk keras terhadap prilaku massa LDII yang melakukan pelecehan terhadap masjid sebagai rumah ibadah umat, dengan memasukinya tanpa membuka sepatu di saat mengikuti seminar, karena menganggap masjid di kampus UIKA tersebut adalah salah satu masjid najis milik orang kafir yang di luar kelompoknya.

Dalam pernyataan sikap itu, Forum Umat Islam Bogor juga meminta kepada aparat kepolisan agar menyeret anggota jamaah LDII pelaku anarkisme dan provokator oknum LDII yang menggerakkan massanya untuk melakukan pengancaman, teror, pelecehan dan perusakan rumah ibadah, serta penyerangan dan pemukulan terhadap panitia kegiatan.

Disebutkan pula, Forum Umat Islam Bogor meminta kepada MUI Pusat untuk segera menerbitkan Fatwa baru tentang penyimpangan akidah dan kesesatan ormas LDII, yang menghalalkan perbuatan anarkhis terhadap umat Islam yang bukan anggota ormas LDII.

"Kami meminta kepada Kejaksaan Agung RI untuk membekukan ormas LDII, karena LDII adalah baju baru Islam Jemaah yang telah dinyatakan sesat oleh MUI sejak 197,1 dan mengajarkan kepada jemaahnya untuk berlaku anarkhis terhadap umat Islam yang bukan LDII," kata penyataan tersebut.

Demikian bunyi pernyataan sikap yang disampaikan Forum Umat Islam Bogor yang tertanda oleh Ust Iyus Khaerunnas (ketua), Ust Wilyudin Wardhani (sekretaris), Penasihat Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin M.Si dan KH. Khaerul Yunus.

Peristiwa penyerangan kampus UIKA oleh massa LDII terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Sekitar 200 massa merusak mimbar Masjid Al-Hijr II serta memukul ketua panitia diskusi, Muhajir Abbasy.

Menurut Nur Sholihin, salah satu peserta diskusi, insiden terjadi saat diskusi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang UIKA Bogor bertema aqidah Islam dan pelatihan Ruqyah.

Dalam acara tersebut hadir Ustad Adam Amrullah, mantan Ketua Pemuda LDII Jakarta Timur.

Kedatangan massa disinyalir untuk menggagalkan pelaksaan kegiatan diskusi. [Ant/L-8]



Sumber : suarapembaruan